INFORMASI: Anambaspos.com kini menjadi Anambaspos.co.id

Lonjakan Infeksi Covid-19 Kemenkes Minta Masyarakat Waspada Subvarian Omicron XBB

Lonjakan Infeksi Covid-19 Kemenkes Minta Masyarakat Waspada Subvarian Omicron XBB
Ilustrasi, Covid-19 - Foto: Freepik

JAKARTA, AnambasPos.com — Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin telah mengumumkan bahwa virus COVID-19 subvarian Omicron XBB sudah ditemukan di Indonesia. Subvarian XBB disebut menyebabkan lonjakan infeksi pasien di 24 negara.

Bahkan di Singapura peningkatan kasus gelombang XBB di Singapura berlangsung cepat dan sudah mencapai 0,79 kali gelombang BA.5 dan 0,46 kali gelombang BA.2 atau mencapai 6.000 per hari.

“Singapura sekarang kasusnya naik lagi ke 6.000 per hari karena ada varian baru yaitu XBB. Varian ini juga sudah masuk di Indonesia dan sedang kita amati terus,” kata Budi dalam Capaian Kerja Pemerintah 2022 dikutip dari Antaranews, Jumat (21/10/2022)

Budi menyebut negara belum bisa dikatakan aman dari COVID-19 karena adanya berbagai mutasi baru yang masih berpotensi terjadi. Namun, Indonesia kini berhasil mengendalikan pandemi lebih baik dibanding awal 2020 lalu.

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19, Sabtu (22/10/2022), ada penambahan pasien positif sebanyak 1.685 orang. Sehingga total akumulasi kasus terkonfirmasi positif virus corona di Indonesia terhitung sejak Maret 2020 sampai saat ini menjadi 6.470.961 orang.

BACA JUGA  Kasus Covid-19 Meningkat, Kemenkes Imbau Masyarakat Tahan Diri Tidak Bepergian Saat Libur Imlek

Sementara itu, kasus sembuh Covid-19 juga terus dilaporkan Satgas Covid-19 mengalami penambahan. Pada hari ini terjadi kenaikan sebanyak 1.206, sehingga pasien yang terbebas dari virus Corona telah menyentuh angka kumulatif 6.293.147 orang.

Meski COVID-19 subvarian Omicron XBB sudah masuk ke Indonesia, tepatnya ditemukan di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta masyarakat tidak perlu khawatir karena Indonesia memiliki sistem penanganan Covid-19 yang sudah teruji. Ia hanya meminta semua pihak bekerjasama untuk memperkuat efektivitas Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM),protokol kesehatan dan segera lakukan booster bagi yang belum agar bisa membantu penambahan kasus COVID-19 di Indonesia.

Selain itu, dalam upaya mencegah peningkatan penularan COVID-19 Kemenkes pun telah meningkatkan pengawasan kedatangan pelaku perjalanan di pintu-pintu masuk negara.

 


Terhubung dengan kami