TAREMPA SELATAN, AnambasPos.com – Plh. Komandan Rayon Militer 02 / Tarempa Kodim 0318 / Natuna, PELDA Wamada Simare – Mare didampingi oleh Babinsa Desa Tarempa Selatan, SERKA Syahdan dan Anggota Babinsa Koramil 02 / Tarempa, mengikuti kegiatan Seminar Optimilisasi Protokol Kesehatan Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Covid -19. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Desa Tarempa Selatan, Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas (KKA), Selasa (28/07/2020).
Seminar ini digelar oleh Koramil 02/Tarempa, Kodim 0318 / Natuna, diikuti oleh sejumlah Stakeholder Pemerintah Desa (Pemdes) Tarempa Selatan terkait. Diantaranya Polsek, Pemerintah Desa, Petugas Kesehatan dan Masyarakat. Plh. Danramil 02 / Tarempa, PELDA Wamada Simare – Mare dalam sambutannya saat acara pembukaan kegiatan tersebut mengatakan bahwa, Pandemi Covid -19 belum dapat dipastikan kapan akan berakhirnya.
Namun demikian, menurut Wamada, kondisi tersebut tidak lantas membuat masyarakat dan seluruh stakeholder terkait harus menyerah begitu saja. “Kita harus bangkit. Tampil sebagai pemenang dalam menghadapi Pandemi Virus Covid -19. Kita dituntut untuk bijak hidup berdampingan dengan Covid -19 yang menjadi salah satu solusi untuk menjaga produktifitas dengan tetap mengutamakan keselamatan kerja,” ungkap Wamada ketika itu.
Melalui seminar tersebut kata Wamada, dapat menjadi sarana untuk menyamakan persepsi dan pola pikir dan pola tindak Koramil 02 /Tarempa dan Polsek Siantan serta Pemerintah Desa serta unsur terkait lainnya, dalam upaya menegakan disiplin protokol kesehatan.
“Optimilisasi Protokol Kesehatan Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Covid -19 semoga dapat tercapai sesuai dengan apa yang kita harapkan,” ucapnya.
Usai pembukaan dengan mendengarkan sambutan dan pengarahan Danramil 02 Tarempa dari Kepala Desa (Kades) Tarempa Selatan, acara dilanjutkan dengan diskusi bersama Narasumber dr. Firza Sailendra dari Puskesmas Siantan. Sejumlah unsur masyarakat Desa Tarempa Selatan hadir pada diskusi tersebut. Diantaranya, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh agama dan beberapa unsur lainnya.
Laporan dan editor : Asril Masbah






