
ANAMBASPOST.COM, KARIMUN – Puluhan warga tampak ramai berdatangan dan mengerubuti lori (Truk-red) pengangkut beras yang parkir dihalaman parkiran pasar Puan Maimun, Kolong, Sei Lakam, Karimun, Kepri. Pasalnya, lori tersebut membawa beras dari Perum Bulog Subdivre Batam dengan harga yang relatife terjangkau.
Dari pantauan di lapangan, terlihat operasi pasar yang menjual beras murah ini banyak di kunjungi oleh Ibu rumah tangga. Tak jarang aksi desak-desakan pun terjadi untuk mendapatkan beras murah tersebut.
Salah seorang warga Sei Lakam, Yati saat dikonfirmasi menyebutkan, dirinya sangat terbantu dengan adanya operasi pasar yang menjual beras murah ini. “Lumayan lah bang, ini sangat terbantu. Walaupun kita hanya diperbolehkan beli sekarung isi 25 kilo cukuplah untuk hari kedepannya,” katanya dengan menghela nafas usai berdesakan membeli beras murah tersebut, Kamis (03/12/2015)
Selain itu, beberapa petugas Satuan polisi Pamong Praja (Satpol PP) Karimun pun tampak disibukkan mengatur para kaum hawa tersebut.
Sementara itu, Kepala Subdivre Bulog Batam, Pengadilan Lubis saat ditemui mengatakan, pihaknya bersama Pemkab Karimun mengadakan operasi pasar dengan menjual beras murah yang cukup terjangkau bagi masyarakat.
“Ini merupakan operasi pasar yang diadakan pihak kita yang bekerjasama dengan Pemkab Karimun. Operasi pasar ini pun bukan di pasar Puan Maimun saja, tapi kita menggelarnya dibeberapa titik yaitu, Pasar Teluk Uma, Kecamatan Tebing serta Pasar Bukit Tembak, Kecamatan Meral,” ungkap Lubis kepada media.
Dirinya menuturkan, untuk harga yang dipatok kepada masyarakat, pihaknya menjual beras murah ini seharga Rp. 8.400 per kilonya.
“Bagi masyarakat yang yang hendak membeli beras hanya diperbolehkan membeli 25 kilo per orang atau satu karung beras. Dibawah 25 kilo seperti 5 kilo, 10 kilo warga bisa juga membelinya,” katanya.
Lubis menambahkan, persediaan beras yang ada untuk masyarakat saat ini mencukupi. Dan operasi pasar ini diadakan terus sampai harga komoditi kembali dengan normal.
(Ns/Dedi)
Editor: Faisal