INFORMASI: Anambaspos.com kini menjadi Anambaspos.co.id

Akibat Dilintasi Kendaraan Proyek, Jalan Padang Melang Rusak

Pantauan di lapangan, salah satu ruas jalan Kampung Padang Melang yang sebelumnya mulus, kini menjadi rusak diduga Damtruk bermuatan material proyek yang sering melintas. (11/03/2024).
Penulis • {Ilham Idhar}    Editor • {Slamet}   

ANAMBASPOS.COM, Jemaja– Sejumlah pelaku UMKM dan juga masyarakat di Kampung Padang Melang Desa Batu Berapit keluhkan kondisi sebagian jalan beton/semenisasi yang kini telah rusak akibat dari mobiler Damtruk dengan muatan penuh melintas area perkampungan mereka.

Bahkan, kondisi jalan yang sejatinya hanya untuk dilintasi kendaraan pribadi kini rusak parah serta berdebu hingga terkesan berantakan.

Akibat dari itu semua tentunya membuat objek wisata Padang Melang Desa Batu Berapit mengalami kehilangan pesonanya

Hal tersebut menuai pertanyaan dan keluhan dari sebagian warga setempat, akankah kerusakan pasca proyek pembangunan ruas jalan Rewak Sedanau Padang Melang akan diperbaikan.

Salah satu Damtruk yang mengerjakan Proyek Paket Penanganan Jalan Rewak Sedanau Padang Melang terpantau sedang melintas di jalan perkampungan Padang Melang

Menurut informasi yang disampaikan Diky Zulkarnain, selaku Ketua RT, kepada Anambaspos.com, dirinya masih belum menerima kabar tentang perbaikan jalan yang sebelumnya telah dijanjikan oleh pihak kontraktor pelaksana proyek tersebut.

“Belum ada kepastian dari pihak perusahaan, bagaimana dan kapan tahap perbaikan jalan yang rusak ini”, ucap Diky saat ditemui AnambasPos.com, Sabtu (09/03/2024).

Namun, sebagai perangkat pemerintah setempat, dirinya tetap menunggu etikat baik dari perusahaan untuk membahas persoalan yang terjadi.

“Ya, kita tunggu saja, sampai proyeknya benar – benar selasai, ada atau tidak nanti pihak perusahaan mengundang kami untuk membahas persoaalan ini. Yang jelas, biar bagaimanapun jalan yang rusak ini harus seperti semula, itu yang diminta warga saya”, sambung Diky.

Terpantau dilapangan, memang terdapat kerusakan disepanjang jalan hingga ke kawasan wisata atau pemukiman  warga Padang Melang. Membuat pengunjung wisata lokal dipaksakan harus extra hati – hati dalam mengendarai kendaraan mereka.

BACA JUGA  Bupati Aneng Bilang, Jangan Ada 'Dua Matahari' di Pemda Anambas

Terhubung dengan kami