INFORMASI: Anambaspos.com kini menjadi Anambaspos.co.id

Warga Anambas di Tanjungpinang Ramai Tak Bisa Pulang, Sumber : Kami Tak Dapat Tiket

Screenshot aplikasi Pelni Mobile yang menyatakan tiket semua klas jadwal keberangkatan 13 Januari 2026 telah habis terjual.

BINTAN, Anambaspos.co.id – Tiket untuk calon penumpang dewasa KM Bukit Raya rute Sei Kolak Kijang–Letung–Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas, untuk jadwal keberangkatan 13 Januari 2026 dilaporkan telah habis terjual sejak sepekan sebelumnya.

Kondisi ini membuat sejumlah warga Anambas terpaksa tertahan di Tanjungpinang dan sekitarnya.

Informasi tersebut disampaikan salah seorang sumber Anambaspos.co.id yang hingga kini belum dapat kembali ke kampung halamannya.

Screenshot Aplikasi Ferizy yang biasa menjual tiket KMP Bahtera Nusantara 01jadwal keberangkatan 13 Januari 2026 juga memperlihatkan kuota : 0 untuk calon penumpang dewasa alias sudah tidak tersedia.

Ia mengaku dari sepekan sebelumnya telah berulang kali menghubungi agen cabang resmi Pelni maupun memantau aplikasi Pelni Mobile, namun seluruh kuota tiket sudah tidak tersedia.

“Saya hampir setiap hari membuka aplikasi resmi milik Pelni, berharap ada penambahan tiket. Tapi tetap kosong,” ujarnya, Senin (12/01/2026).

Tidak hanya mengandalkan KM Bukit Raya, ia juga mencoba mencari alternatif melalui KMP Bahtera Nusantara 01, kapal penyeberangan reguler rute Tanjung Uban–Letung–Matak yang biasa tiketnya dijual lewat aplikasi Ferizy.

Namun upaya tersebut juga belum membuahkan hasil seperti apa yang dia harapkan.

Kabar yang sama juga disampaikan oleh sumber lain warga Anambas yang juga belum bisa pulang sebab tidak mendapatkan tiket.

Dirinya bahkan hingga memintan bantuan sejumlah temanya seolah berlomba login ke aplikasi yang dimaksud agar bisa mendapatkan tiket.

“Saya sampai minta bantuan sejumlah teman yang punya akun Ferizy. Setelah berhasil login, kuota tujuan yang saya cari juga kosong,” ungkapnya.

Kondisi ini menunjukkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap armada laut menuju Kepulauan Anambas.

KM Bukit Raya dan KMP Bahtera Nusantara 01 menjadi pilihan utama mereka karena dinilai lebih aman, terutama di tengah cuaca ekstrem dengan angin kencang dan gelombang tinggi seperti saat ini.

BACA JUGA  Masyarakat Palmtak Bakal Digoyang, Aulia DA 4 Hadiri FPP

Warga berharap adanya penambahan  kuota tiket, agar mobilitas masyarakat menuju Anambas dapat kembali lancar dan tidak menimbulkan penumpukan penumpang di pelabuhan keberangkatan. (Red)


Terhubung dengan kami