INFORMASI: Anambaspos.com kini menjadi Anambaspos.co.id

Tokoh Anambas Pilih Tetap Bersama Provinsi Kepri

Basyarudin Idris,Ketua BM BP3KR Kepri

TANJUNGPINANG, AnambasPos. co. id – Sejumlah Tokoh Masyarakat Kepulauan Anambas lebih memilih Kabupaten Kepulauan Anambas saat ini, untuk tetap berada atau tergabung bersama di dalam wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) jika Provinsi Natuna terbentuk.

Kendati demikian, tidak bearti menolak untuk terbentuknya Provinsi Natuna. Sebaliknya, mendukung sepenuhnya apa yang menjadi keinginan masyatakat Natuna tersebut. Rentang kendali menjadi alasan utama. Mengingat jarak tempuh Kepulauan Anambas ke Kepri, lebih dekat dari jarak tempuh Kepulauan Anambas ke Natuna.

“Kami setuju Provinsi Natuna dibentuk. Namun biarlah kami masyarakat Anambas tetap berada di dalam wilayah Provinsi Kepri. Karena jika ke Natuna, lebih jauh rentangkendali birokrasinya maupun rentang kendali ekonominya .Kasian masyarakat, ” ungkap Basyarudin Idris, Tokoh Masyarakat Kepulauan Anambas kepada AnsmbasPos. co. id, Rabu malam (23/04/2025) di Tanjungpinang.

Basyarudin Idris menyampaikan bahwa, masyarakat Kepulauan Anambas sudah sejak lama terbiasa berurusan administrasi ke Pemprov Kepri. Lebih cepat dan sarana transportasinya saat ini sudah sangat memadai.

“Setiap keperluan administrasi pemerintahan pasti jenjangnya ke provinsi. Kalau ke Natuna, masyarakat Anambas agak lebih sulit. Saat ini dari Anambas ke Tanjungpinang atau Batam, Feri cepat sudah tersedia, pesawat juga ada. Lebih cepat dan lebih murah, ” kata Basyarudin Idris yang lebih familiar dengan sapaan Oom itu.

Ketua Barisan Muda Badan Pembentukan Provinsi Kepulauan Riau (BM- BP3KR) Itu memastikan bahwa untuk saat ini Kepulauan Anambas – Kepri, sarana transportasinya sudah berjalan dengan baik. Begitu juga dengan sarana layanan kesehatan dan pendidikan. Kepri sudah memiliki banyak rumah sakit dan perguruan tinggi yang representatif.

“Anak-anak mau kuliah lebih mudah, banyak perguruan tinggi yang jadi alternatif, tinggal pilih. Bagi pasien rujukan juga begitu, rumah sakit di Tanjungpinang atau Batam sudah memadai, ” sebutnya.

BACA JUGA  Tim Perumus Panja P3KPNA Berhasil Lahirkan Beberapa Poin Penting Negosiasi, Siap Menjadi Posisi Tawar ke Tim 9 Natuna

Menurut dia, keberadaan kerabat keluarga yang sudah berpuluh- puluh tahun tinggal di Tanjungpinang. “Saudare mare ramai di Tanjungpinang, tentulah tujuannya lebih ke Tanjungpinang, ” imbuhnya.

Dari sisi penghasilan lanjut dia, sebagian besar masyarakat Kepulauan Anambas berprofesi sebagai nelayan. Kepri saat ini juga menjadi jalur lintas bagi nelayan untuk menjual ikan hasil tangkapannya.

“Masyarakat Anambas rata- rata nelayan, jual ikan di Kijang. Jadi sudah terbangun semua siklus kehidupan itu ke Kepri, ” tutupnya.

Sebelumnya, beberapa Tokoh Anambas, juga telah menyampaikan hal yang sama, memilih Kabupaten Kepulauan Anambas untuk tetap berada di dalam wilayah Provinsi Kepri.

 

Penulis: Asril MasbahEditor: Slamet

Terhubung dengan kami