Ladang dan Ilalang Bakal Berubah Menjadi Kebun Sengon

  • Whatsapp

KANDANGAN (KP),- Program rehabilitasi hutan dan lahan dengan penanaman sengon masih berlanjut. Kali ini, program yang rencananya dilaksanakan diawal tahun 2020 mengarah keluar kawasan hutan. KPH Hulu Sungai mengalokasikan seluas 150 hektare lahan yang akan ditanami sengon. Rencana akan dibagi menjadi 25 hektare per kelompok untuk 3 kabupaten.

Verifikasi calon petani dan calon lahan pun dilakukan dengan menurunkan tim. Rabu (15/1) lalu, 2 personel KPH Hulu Sungai memeriksa lahan di Desa Halunuk Kecamatan Loksado Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Beruntung, siang itu langit sedikit ditutupi awan, perjalanan mendaki bukit jadi lebih nyaman.

Saifullah, Ketua KTH Suka Maju yang mendampingi tim verifikasi mengatakan ada lebih dari 25 hektare lahan yang bisa diikutkan dalam program ini.

“Tapi kita berbagi dengan kelompok lain di 3 kabupaten, karena banyak yang ingin ikut kegiatan ini.  Supaya sama – sama bisa melaksanakannya.  Untuk lahan selebihnya bisa ditanami sengon, bibit kayu lainnya ataupun buah – buahan.  Bapak bisa meminta bibitnya dipembibitan permanen di Taniran,” ucap Risna, penyuluh kehutanan yang ditugasi memverifikasi lahan disini.

Benar saja, sesampainya di lokasi, hamparan ladang padi gogo, ilalang, lahan kosong yang belum digarap, serta kebun hortilkultura terbentang luas berdampingan.  Dengan keringat yang masih bercucuran, Saifullah menyebutkan nama – nama pemilik lahan garapan sambil tangannya menunjuk – nunjuk lahan.

“Disini ada 20 petani dengan luas kurang lebih 24 hektare.  Satu hektare sisanya di seberang lokasi ini. Lahan berupa kebun sawit yang sedang ditebang karena petani tersebut ingin menggantinya dengan sengon.  Dia juga ikut program ini,” ungkap Saifullah.

Penyelesaian verifikasi lahan ini berakhir di kebun sawit yang ditebang tergeletak di tanah. Sayang hari sudah menjelang sore, petani pemilik lahan garapan pun sudah tidak ada di kebun.

Lihat juga  Bright PLN Batam Memohon Maaf  Atas Padamnya Listrik di Batam dan Bintan

“Dalam dua atau tiga hari kedepan, semua sawit di sini sudah habis ditebang.  Sambil menunggu memulai kegiatan penanaman sengon, sawitnya akan layu dan kering.  Semoga giat penanaman segera dimulai. Mumpung baru mulai musim hujan,” harap Saifullah. (KP).


Laporan : Adam Subayu


Pos terkait