Ambrolnya Seluncuran Air Waterpark Kenpark di Surabaya 16 Orang Cedera, Ini Penjelasan Pengelola

AnambasPos.co.id
Dibaca: 186 x
  • Bagikan
Ambrolnya Seluncuran Air Waterpark Kenpark di Surabaya 16 Orang Cedera, Ini Penjelasan Pengelola
Polisi menunjukkan potongan seluncuran air Waterpark Kenjeran Surabaya yang ambrol pada Sabtu (7/5/2022). - Foto: Wildan suarasurabaya.net.

AnambasPos.co.id – Seluncuran air (waterslide) Waterpark Kenjeran Park (Kenpark) Surabaya ambrol pada Sabtu siang (7/5/2022).

Adhitya, pegawai Kenjeran Park saat dihubungi mengatakan dugaan sementara penyebab insiden ini adalah adanya penumpukan pengunjung di bagian seluncuran yang ambrol.

“Ada dua waterslide di Waterpark. Hari ini hanya satu yang beroperasi, yang terdiri dari tiga putaran. Gambaran awal kami, di putaran kedua ada pengunjung yang berhenti sehingga terjadi tabrakan. Karena ada penumpukan beban, akhirnya patah,” kata Adhitya, seperti dilansir dari SuaraSurabaya.net, Sabtu (7/5/2022).

Dia menjelaskan, petugas selalu mengintruksikan pengunjung harus meluncur dalam posisi tidur telentang. Tidak boleh duduk, apalagi berdiri karena lebih berbahaya.

Baca juga  Polda Jatim Periksa 18 Pengikut Khilafatul Muslimin Surabaya

“Ketika sudah meluncur di putaran kedua tidak terjadi pengawasan. Kita beri jeda beberapa waktu sampai kira-kira pengunjung sudah sampai tengah-tengah, baru pengunjung selanjutnya meluncur,” ujar Adhitya.

Sementara, Subandi Kepala Pengamanan Kenpark memastikan petugas melakukan pengecekan waterslide setiap hari, sebelum Waterpark beroperasi.

“Setiap hari kita cek. Kita trial sebelum digunakan pengunjung,” kata dia.

Dia mengatakan, panjang seluncuran kurang lebih 20 meter dan bagian yang ambrol berada di ketinggian tujuh meter dari permukaan tanah.

“Petugas wahana sudah melaksanakan tugasnya sesuai SOP. Orang lain yang diseluncurkan menunggu orang sebelumnya sampai tengah,” kata Subandi.

Baca juga  Mengenal Bosbow dan RTM di Madiun, Bangunan Bersejarah Peninggalan Belanda yang Bakal Disulap Jadi Kafe

Subandi juga mengaku sudah mengantarkan delapan korban luka ke Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soetomo Surabaya. Para korban ini di luar data BPBD Kota Surabaya yang menyebut ada sembilan anak yang luka-luka.

Menurut Subandi, korban paling parah adalah seorang pria dewasa bernama Effendy, warga Kebalen Surabaya. Dia jatuh menghantam tembok lalu tertimpa pengunjung lainnya.

“Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada keluarga korban atas tragedi yang tidak kita inginkan ini,” kata Subandi mewakili seluruh pengelola tempat wisata Kenpark, lokasi Waterpark Kenjeran.

 

banner 120x600

sumber: SuaraSurabaya

  • Bagikan

Terhubung dengan kami