Presiden Jokowi Tekankan Indonesia Terus Dukung Pemulihan Pascapandemi Covid-19

AnambasPos.co.id
Dibaca: 52 x
  • Bagikan
Presiden Jokowi Tekankan Indonesia Terus Dukung Pemulihan Pascapandemi Covid-19
Presiden Joko Widodo. - Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden.

AnambasPos.co.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menekankan Indonesia akan terus mendukung upaya pemulihan setelah pandemi covid-19. Hal tersebut disampaikan Presiden dalam sambutannya secara daring pada acara The Future of Asia Conference, Jumat malam, 27 Mei 2022.

“Indonesia akan terus mendukung upaya pemulihan pascapandemi,” ujar Presiden, melansir Antaranews.com, Sabtu, (28/5/2022).

Pertama, kata Presiden, di tingkat bilateral Indonesia terus mengupayakan penguatan kerja sama ekonomi, terutama dengan mitra-mitra strategisnya. Dia mencontohkan kerja sama ekonomi telah dilakukan Indonesia dengan Jepang.

Baca juga  Enam Tahun Berstatus Tersangka, KPK Tahan Eks Dirjen Kementan Dugaan Korupsi OPT 2013

Dalam pembicaraan bilateral Presiden dengan Perdana Menteri Jepang Kishida Fumio di Jakarta, pada April 2022, Indonesia dan Jepang sepakat untuk semakin menguatkan kemitraan ekonomi, perdagangan dan investasi melampaui tren sebelum pandemi. Indonesia dan Jepang sepakat memperluas akses pasar dan mengatasi hambatan perdagangan, terutama ekspor produk pertanian dan perikanan Indonesia.

Kedua, Indonesia akan terus berupaya melakukan kerja sama dalam kerangka ASEAN. Indonesia akan terus mendorong agar negara-negara ASEAN bersama-sama bekerja keras untuk lebih bisa menikmati rantai nilai global agar mampu menaiki tangga kemajuan.

Baca juga  Nonton Bareng Formula-E, Puan Maharani Duduk Antara Anies Baswedan dan Jokowi, Pengamat: Sudah Diatur

Presiden menekankan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) yang telah disetujui dua tahun lalu perlu segera diimplementasikan. Sehingga bisa memperkuat integrasi ekonomi kawasan yang saling menguntungkan.

“Implementasi RCEP berpotensi meningkatkan ekonomi kawasan 10 persen dalam lima tahun ke depan dan berkontribusi 187 miliar dolar AS pada GDP kawasan,” papar Presiden.

Ketiga, sebagai pemegang Presidensi G20 Tahun 2022 ingin memastikan agar G20 menjadi katalisator pemulihan ekonomi global. Presiden mengungkap ada tiga sektor penting yang akan menjadi prioritas Presidensi Indonesia.

Baca juga  Tok, DPR Setujui Anggaran Kementerian Investasi Rp1,8 T untuk 2023

Hal itu, yakni penguatan arsitektur kesehatan global; transisi energi untuk memastikan dukungan teknologi, investasi, pembiayaan transisi energi, pembangunan hijau khususnya bagi negara berkembang; serta transformasi digital untuk memperkuat sumber pertumbuhan baru dan perluasan peluang ekonomi termasuk untuk usaha mikro kecil menengah (UMKM).

“Harapan kita tahun 2022 dapat menjadi tahun pemulihan, the year of recovery. Sekali lagi saya berharap para peserta konferensi akan menghasilkan pemikiran dan terobosan bagi percepatan pemulihan dan kebangkitan global,” jelas mantan Wali Kota Solo itu.

 

banner 120x600



  • Bagikan

Terhubung dengan kami