ANAMBAS, Anambaspos.co.id – Komitmen dalam menciptakan lingkungan bersih, sehat, dan indah terus digaungkan oleh Sekolah Dasar Negeri (SDN) 006 Letung yang terletak di Desa Batu Berapit, Kecamatan Jemaja, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau.
Sekolah ini berupaya untuk menjadi salah satu pelopor di tingkat pendidikan dasar dalam mendukung Program Indonesia Aman, Sehat, Resik, Indah (ASRI) yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto pada awal tahun 2026.
Implementasi Gerakan Indonesia ASRI di SDN 006 Letung mulai dilaksanakan pada Selasa, 31 Maret 2026.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran (SE) Bupati Kepulauan Anambas Nomor 20 Tahun 2026, yang mendorong seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan serta keindahan lingkungan.



Berbeda dari pelaksanaan pada umumnya, SDN 006 Letung menghadirkan pendekatan yang unik dengan memadukan aksi kebersihan dengan nilai-nilai religius.
Sebelum kegiatan dimulai, sebanyak 134 siswa dikumpulkan di halaman sekolah untuk melaksanakan doa bersama sebagai bentuk rasa syukur sekaligus memohon kelancaran kegiatan.
Suasana khidmat tersebut kemudian berlanjut dengan semangat gotong royong. Para siswa, guru, serta tenaga kependidikan secara bersama-sama membersihkan lingkungan sekolah, mulai dari ruang kelas, kantor guru, hingga halaman dan area sekitar sekolah.

Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk menata kembali lingkungan sekolah pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Plh Kepala SDN 006 Letung, Upita Rahmi SPd.SD menuturkan bahwa kegiatan ini tidak sekadar aksi bersih-bersih, melainkan bagian dari proses pendidikan karakter yang telah lama diterapkan di sekolah tersebut.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan, kebersamaan, serta memperkuat iman siswa. Kebersihan adalah bagian dari iman, dan itu harus dibiasakan sejak dini,” ujarnya saat ditemui di lingkungan sekolah, Kamis (2/4/2026).
Ia menambahkan, nilai-nilai moral seperti menjaga silaturahmi, saling menghormati, serta peduli terhadap sesama merupakan bagian penting dalam membentuk karakter siswa yang berakhlak baik.

Setelah kegiatan gotong royong selesai, seluruh warga sekolah melaksanakan halal bihalal. Momentum ini dimanfaatkan untuk saling berjabat tangan dan bermaafan antara siswa, guru, dan tenaga kependidikan selagi di bulan Syawal 1447 Hijriah.
Suasana hangat dan penuh kekeluargaan pun terasa, mencerminkan eratnya hubungan antarwarga sekolah.
“Kegiatan halal bihalal ini sangat penting untuk mempererat hubungan emosional antara siswa dan guru. Dengan saling memaafkan, kita memulai kembali aktivitas belajar dengan hati yang bersih,” tambah Rahmi.

Selain melalui kegiatan insidental seperti Gerakan ASRI, SDN 006 Letung juga akan terus konsisten menerapkan berbagai program pembiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari siswa.
Salah satunya adalah kegiatan piket pagi yang dilakukan secara bergiliran oleh siswa untuk menjaga kebersihan ruang kelas.
Tak hanya itu, kedisiplinan waktu juga menjadi perhatian utama. Para siswa diwajibkan hadir tepat waktu sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai. Bahkan, khusus pada hari Senin, siswa harus datang sebelum pelaksanaan upacara bendera.
Bagi siswa yang terlambat, pihak sekolah telah menetapkan sanksi edukatif, seperti mengikuti kegiatan di luar pagar sekolah. Kebijakan ini bertujuan untuk menanamkan rasa tanggung jawab dan kedisiplinan sejak dini.
Di sisi lain, pembentukan karakter religius juga diperkuat melalui kegiatan ibadah rutin. Siswa kelas 3 hingga kelas 6 dibiasakan melaksanakan salat Zuhur berjamaah di mushala sekolah.
Menariknya, siswa kelas 4 hingga 6 secara bergiliran ditunjuk menjadi imam, tentunya dengan bimbingan guru agama.
“Kami ingin siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga berani mempraktikkan. Menjadi imam melatih kepercayaan diri, tanggung jawab, dan kepemimpinan mereka,” jelas Rahmi.
Upaya yang dilakukan SDN 006 Letung ini menjadi contoh nyata bagaimana institusi pendidikan dapat berperan aktif dalam mendukung program pemerintah sekaligus membentuk karakter generasi muda.
Dengan mengintegrasikan kebersihan lingkungan, nilai religius, dan kedisiplinan, sekolah ini berharap dapat mencetak siswa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak dan kepedulian sosial yang tinggi.
Melalui Gerakan Indonesia ASRI yang dikolaborasikan dengan pendekatan pendidikan karakter, SDN 006 Letung optimistis mampu menjadi lingkungan belajar yang bersih, sehat, nyaman, dan penuh nilai-nilai positif bagi seluruh warganya. (**).








