Kakan Pertanahan Anambas Berikan Penjelasan Usai Dituding Lamban

  • Whatsapp
Kakan Pertanahan Anambas (dua dari kiri) ketika ditemui beberapa awak media di tempat kerjanya

SIANTAN, AnambasPos.co.id – Kementrian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kantor Pertanahan Kabupaten Kepulauan Anambas berikan penjelasan terkait adanya tudingan tentang lambanya pengurusan sertifikat tanah yang dilaksanakan oleh pihaknya.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Kantor (Kakan) Pertanahan Anambas, Hermansyah Simatupang yang ketika itu didampingi Kepala Seksi (Kasi) PHP, Surya, dan Kepala Sub Bidang Tata Usaha (Kasubag TU), Yansarius, di ruang rapat Kantor BPN Anambas.

Saat memberikan penjelasan kepada sejumlah awak media dari berbagai perusahaan pers yang menemui dirinya, Kakan BPN Anambas yang akrab disapa dengan nama Papang seperti yang tertulis pada Badname di dada kananya. Menyampaikan bantahan tentang penilaian yang disampaikan oleh Kadin Anambas sebagaimana yang diterbitkan AnambasPos.co.id dan media massa lainya tertanggal 18 Agustus 2021 kemarin.

Menurut Papang, Pihaknya telah bekerja secara maksimal untuk memberikan yang terbaik kepada seluruh masyarakat dalam menjalankan program pemerintah pusat tentang penerbitan PTSL.

“Saya terkejut dengan adanya pemberitaan yang di terbitkan oleh beberapa media massa tentang penyampaian dari Kadin Anambas yang menilai pihak kami terkesan lamban dalam penerbitan Sertefikat PTSL sehingga berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” buka Papang diawal pertemuan itu. Kamis (19/082021).

Lebih lanjut lagi Papang juga memberikan keterangan bahwa didalam proses pemetaan serta pendataan pengajuan yang disampaikan para pemohon akan diperiksa terlebih dahulu tentang keakuratan data yang diterima.

” Dalam proses penerbitan Sertefikat kita harus memeriksa keakuratan data terlebih dahulu, terkadang terdapat element-element seperti NIK ataupun nama yang tidak sesuai diantara satu dokumen dengan yang lainya, itu salah satu penyebab hingga proses penerbitan agak terkendala, sebab bisa memakan waktu untuk melakukan perbaikan,” terang Papang.

Lihat juga  Nasib RSUD Ibnu Sutowo Dipertanyakan

Tidak hanya itu, Papang juga menjelaskan bahwa kegiatan yang telah di programkan disetiap persatu tahun anggaran dalam penerbitan Sertefikat PTSL yang akan diserahkan kepada masyarakat secara gratis tersebut, akan mengutip kembali permohonan yang tertinggal pada tahun sebelumnya untuk diteruskan dalam program tahun mendatang sesuai dengan kuota yang tersedia.

“Terkadang ada masyarakat yang ingin mendapatkan program PTSL dan belum diterbitkan Sertefikatnya sebab beberapa kendala yang terjadi. Namun akan kita diusahakan pada tahun anggaran mendatang, dan itu harus kita sesuaikan juga dengan kuota yang ada,” ucap Papang yang mengaku telah menerbitkan 21.228. Sertefikat PTSL dari tahun 2017 hingga 2020.

Ketua Kadin Anambas , saat diwawancara beberapa awak madia ketika terpantau baru saja keluar dari gedung kantor BPN Anambass

Sebelumnya, Ketua Kadin Anambas , Muh. Nasrul Arsad, SE MM bersama beberapa anggota terpantau awak media keluar dari gedung Kantor BPN Anambas menuju lokasi parkiran yang terdapat dihalaman sekitar.

Nasrul yang diketahui sepagai pendiri Persatuan Wartawan Anambas (PWA) ketika itu mengaku sengaja mengunjungi Kantor BPN Anambas dan bertemu dengan Kakan Pertanahan untuk berkoordinasi serta mempertanyakan apa kendala yang terjadi hingga terkesan lamban dalam menerbitkan Sertefikat tanah yang menjadi salah satu dokumen penting para pengusaha ataupun masyatakat agar bisa mendapatkan modal usaha untuk bangkit dari keterpurukan ekonomi yang disebabkan pandemi Covid-19 saat ini.

” Kami mendengar jeritan para pelaku usaha yang kekurangan modal untuk mengembangkan usaha mereka di zaman serba sulit ini. Salah satu solusi dalam menghadapi masalah yang terjadi adalah dengan menjadikan Sertefikat tanah sebagai anggunan untuk mendapatkan modal tambahan melalui perbankan, namun sayang dokumen penting yang menjadi harapan mereka tidak kunjung terbit, untuk itu kami mewakili para pemilik usaha sengaja mengunjungi BPN Anambas dan melakukan sharing agar masalah anggota binaan kami menemui titik terang ,” ungkap Nasrul yang juga yakin pihak BPN bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat.

Lihat juga  Ikut Kunker Bupati, Badan POM Tulang Bawang Uji Berbagai Kemasan

Laporan Editor : Slamet.

Pos terkait