Pemda Anambas Ucap Syukur atas Realisasi Program Kepri Terang

  • Whatsapp
Bupati Kepulauan Anambas ketika menyampaikan kata sambutan dalam acara peresmian listri di desa keramut oleh Gubernur Kepri

JEMAJA BARAT, AnambasPos.co.id – Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris, SH menyucap syukur atas terealisasinya dua desa di Kecamatan Jemaja Barat dalam Program Kepri Terang yang baru saja di resmikan langsung oleh Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Prov Kepri ) Ansar Ahmad, SE.MM. Rabu (23/06/2021).

“Puji Syukur Alhamdulillah, program penyalaan diseluruh pelosok Indonesia termasuk Kabupaten Kepulauan Anambas sebagai daerah perbatasan sudah berjalan dengan adanya peresmian sore ini di Desa Keramut dan sebentar lagi Desa Impol,” Kata Abdul Haris saat menyampaikan kata sambutan dalam acara peresmian dan pengoprasian perdana listrik di dua desa tersebut.

Dalam kesempatan yang berlangsung, Haris juga menyampaikan kendala tentang beberapa desa dibawah kepemimpinnya yang masuk dalam daftar Kepri Terang yang telah diprogamkan oleh Gubernur Kepulauan Riau (Kepri). Diantara sembilan desa yang belum dialiri tenaga listrik oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai mitra program Kepri Terang saat ini, terdapat kendala yang perlu diperhatikan.

“Sekarang, tinggal sembilan desa di Kabupaten Kepulauan Anambas yang belum dialirkan listrik. Tapi ada kendala yang saya kira butuh pembahasan kita bersama,”

Lebih dalam lagi, Haris mejelaskan, kendala yang dimaksud seperti yang terjadi di Desa Tarempa Timur. Salah satu wilayah yang menjadi tanggung jawabnya yaitu Dusun Buton, secara geografis terpisah dari ibukota desa. Secara otomatis akan menjadi masalah dalam program.

“ Sebagai contoh dari kendala yang saya maksud adalah, di Kabupaten Kepulauan Anambas ada desa yang namanya Desa TarempaTimur, dii desa tersebut terdapat salah satu dusun yang bernama Dusun Buton dan wilayahnya terpisah dari ibu kota desa. Jadi ini akan menimbulkan ketidak keseimbangan, karena ada yang sudah terang dan ada juga yang masih gelap,” ujarnya.

Lihat juga  Berharap Bantuan Dana, Bayi 2,5 Bulan Butuh Pertolongan

Kemudian, masih kata Haris, ada juga desa sebagian masyarakatnya berada diposisi dusun yang dipisahkan oleh air atau laut.

“Yang kedua, ada beberapa desa lagi yang masyarakatnya diposisi dusun dipisahkan oleh air atau laut. Inilah Anambas pak. Jadi saya kira ini tidak sesederhana yang kita fikirkan, bahwa dengan dibangunnya tenaga listrik disuatu desa, akan menjangkau ke seluruh masyarakatnya,”kata Haris dihadapan orang nomor satu Kepulauan Riau dan masyarakat Desa Impol ketika itu.

Disisi lain, Haris berharap kesulitan ini bisa dipertimbangkan lagi bersama agar seluruh masyarakat bisa menikmati program ini.

“Saya berharap kepada pak Gubernur, bersama – bersama kita upayakan bagaimana caranya tanpa terkecuali, seluruh masyarakat di Provinsi dan d Kabupaten Kepulauan Anambas khususnya bisa merasakan apa yang telah diprogramkan ini,” ungkapnya.

Laporan : Ilham Idhar

Editor : Slamet.

Pos terkait