Gedung SKB Baturaja Jadi Pusat Pelayanan Informasi Perkembangan Covid-19

  • Whatsapp

OKU (KP),- Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten OKU menggelar konferensi pers bersama media massa di Gedung SKB Baturaja, Rabu 08 April 2020. Acara dibuk Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda OKU, Feri Iswan, AP, MPA.

Saat itu, Feri Iswan menyebutkan terhitung mulai hari ini, Rabu 8 April 2020 Gedung Aula SKB resmi dijadikan pusat pelayanan informasi bagi media massa dan masyarakat untuk mendapatkan atau mengikuti perkembangan berita atau informasi terkait Covid-19 di OKU.

Press Release akan disampaikan setiap harinya jam 10 pagi terkait update data perkembangan Covid-19 dan kegiatan yang dilaksanakan Tim Satgas Covid-19 OKU. Sejalan dengan itu Tim Satgas Covid-19 OKU mengajak insan pers dan LSM untuk bersinergi dalam Humas Satgas Covid-19 mengedukasi masyarakat, memberikan sosialisasi dan pemahaman masyarakat untuk mematuhi anjuran dan himbauan yang disarankan oleh pemerintah dengan menyajikan informasi yang benar dan valid.

Bupati OKU, Drs. H. Kuryana Azis selaku Ketua Satgas Covid-19, diwakili Sekretaris Daerah, Dr. Drs. Ir. H. Achmad Tarmizi, SE, MT, M.Si, MH didampingi Kadis Kominfo, Kepala BPBD, Juru Bicara Satgas Covid-19, dan Kabag Prokopim Setda OKU dalam arahannya meminta media massa menyampaikan informasi kepada masyarakat adalah berita yang benar dan valid serta dapat mengedukasi dan menyejukkan sehingga masyarakat dapat memahami situasi Covid-19 di Kabupaten OKU.

Upaya yang telah dilakukan oleh Satgas Penanganan Covid-19 antara lain adalah dengan penyemprotan disinfektan 263 titik, contact  tracking 283 titik, mendirikan Posko Induk Covid-19 di Halaman Pemda dan Posko Terpadu di 3 titik perbatasan, rumah singgah di Kantor Bandiklat Tegal Arum.

Selain itu juga hotel Baturaja sebagai tempat ruang isolasi siap digunakan, 3 unit rumah sakit siap menampung pasien Covid-19 yaitu RS Ibnu Sutowo, RS Noesmir (DKT), dan RS Antonio, dan Pemkab OKU sudah merealokasi anggaran Covid-19.

Lihat juga  Alhamdulillah Rumah Berlantai Tanah itu Akan Direhab Satgas TMMD

Sementara itu Kepala Dinkes diwakili Juru Bicara Sagtas Covid-19 OKU, Rozali mengatakan sampai saat ini Kabupaten OKU terkena dampak Covid-19 sebanyak 89 orang ODP, PDP 3 orang, dan kasus positif 3 orang dengan keadaan saat ini belum menjadikan Kabupaten OKU zona merah.

Langkah-langkah yang telah dilakukan oleh Satgas Covid-19 OKU antara lain membentuk Satgas Covid-19, mendirikan rumah singgah, penyemprotan disinfektan secara massal, dan pelacakan kontak pasien positif. Bagi masyarakat ingin mendapatkan informasi, Kominfo membuka Website dan Link Channel youtube terkait Covid-19.

Kepala BPBD OKU, Amzar Kristofa mengatakan dengan status waspada darurat bencana diikuti penetapan jangka waktu ditambah dengan adanya kasus positif, Kabupaten OKU menjadi tanggap darurat bencana sampai 29 Mei 2020. Hadir pada acara tersebut Sekdin Kominfo, RSUD, Tim Satgas Covid-19, Pimpinan Insan Pers dan LSM. (KP).


Laporan : Syahril


Pos terkait