Kepala Biro Umum Polda Sumsel Bantu Korban Kebakaran di Desa Penantian

  • Whatsapp

BATURAJA (KP),- Aksi dermawan ditunjukkan putra daerah asli Baturaja OKU yang saat ini menjabat Kepala Biro Perencanaan Umum Polda Sumsel Kombes Pol. Drs Lamazi AS melalui orang kepercayaannya Dedi di Desa Penantian Kecamatan Sosoh Buay Rayap OKU, Kamis (27/06).

Saat memberikan bantuan uang dan sembako kepada korban kebakaran rumah yang terjadi  beberapa waktu yang lalu Lamazi mengatakan bahwa uang bukan segalanya, yang paling penting adalah kemauan dan keinginan untuk melakukan sesuatu untuk orang lain. “Ini adalah sesuatu yang harus dilakukan untuk daerah,”ujar Pamen Polisi tersebut.

Menurutnya, sumbangan itu belum seberapa jika dibandingkan dengan apa yang telah dikorbankan dan diderita korban. Ditambahkannya, bahwa meski ia berdinas di Polda Sumsel, dirinya selalu tahu dengan kondisi di Kabupaten OKU tempatnya berasal, maklum istrinya AKBP Dra NK Widayana Sulandari adalah Kapolres OKU.

Dari pantauan media, kelihatan senang dan terharu di raut wajah sosok lelaki bernama Junaidi beserta istri saat menerima bantuan berbentuk sembako dan uang dari Kombes Pol. Drs. Lamazi, AS. Bantuan diterima langsung oleh Junaidi selaku Kepala Keluarga korban kebakaran yang telah menghanguskan satu buah rumah miliknya.

Di tempat yang sama, Camat Sosoh Buay Rayap, M. Amin Baladi, S.STP, M.AP turut hadir beserta Kades Penantian, Abdul Manan. Hingga kini Junaidi beserta istri dan satu orang anaknya yang masih sekolah di SMA Yadika kelas 2 masih menumpang di rumah Ketua RT.

Masyarakat sekitar juga mengucapkan terima kasih atas kepedulian Kombes Pol. Lamazi yang telah memberikan bantuan dengan warganya yang sedang terkena musibah dan semoga bantuan ini dapat meringankan beban Junaidi sekeluarga. Karena sampai saat ini Junaidi sekeluarga untuk sementara masih menumpang di rumah Pak RT. Memang bantuan dari kemarin sudah ada yang sampai, baik dari warga sekitar maupun dari pribadi Kades Penantian dan Camat.

Lihat juga  Disinfektan Nabati Cegah Covid-19 Diproduksi Oleh KTH Tabalong

“Sedangkan laporan kronologis dan jumlah kerugian yang di taksir sudah disampaikan ke BPBD, Dinas Sosial dan Bupati OKU. Semoga akan terus ada bantuan-bantuan dari pihak lain kepada ahli musibah yang dialami sudara Junaidi sekeluarga ini,” tutur camat.

Kades Penantian, Abdul Manan menyampaikan, dugaan sementara terjadi kebakaran rumah tersebut adalah akibat konsleting listrik disaat penghuni rumah tidak berada ditempat. Begitu cepatnya api menghanguskan rumah dan seisinya sampai tanpa ada kesempatan pemilik rumah dan masyarakat untuk berusaha memadamkan sijago merah tersebut.

Selain satu buah rumah hangus terbakar, ada juga satu unit motor, kulkas, TV, uang, perabot rumah tangga dan barang berharga lainnya (surat-menyurat), kerugian ditaksir sebesar puluhan juta rupiah. Kini Junaidi dan keluarganya tidak tahu harus tinggal dimana karena yang tersisa hanyalah pakaian yang melekat di badan. (Syahril).

Pos terkait